Serat Nitisruni

Pupuh Dhandhanggula, 11-14
Kanjeng Syekh Siti Jenar & Kanjeng Sunan Kalijogo

Surasanya kang pinurweng ruwi
Kang minangka lenggahuing pandhita
Yen sampun leres rarase
Nulusa raosipun
Jroning nala tanpa ling-aling
Dening sampun waspada
Dununging panebut
Atanapi kang sinembah
Dadi gambuh ngambuh ing kaanan jati
Jati mulyeng kasidan
Rarasing kang mangkana sayekti
Tan kabuki neng manahing janma
Kang tanpa pangawikane
Muwah kang mudha punggung
Bodho bundhu datanpa budi
Marmanira kumedah
Tyas kalaten atul
Met tuladha puruhita
Maring para pandhita putusing jati
Jatining kanindhitan
Kartaning tyas yen wus tekeng jati
Pan wus sirna reregeding angga
Ruwat sagung mamalane
Kadi sarira ayu
Kang mangkana yeka manawi
Trus prapteng jero jaba
Babarane jumbuh
Ning wening tan kawoworan
Ing satemah pan wus keni den wastani
Syuh sirna manungsanya
Tatelane kang mangkono yekti
Wus tan ana Gusti lan kawula
Saking wus sirna rasane
Dene ta kang tan weruh
Ing pangawruh kang wus jinarwi
Ta kena cinarita
Caraning tumuwuh
Wit wus kebak mesi wisa
Mung duraka kewala kang den raketi
Beda kang wus sentosa

Artinya :
Maksud ajaran yang permulaan
Mengenai kedudukan pendeta
Bilamana sudah benar sesuai [penempatannya]
Jujurnya perasaan
Di dalam hati tiada akhir
Karena sudah waspada
Kedudukannya yang menyembah
Dan yang disembah
Menjadi biasa dalam keberadaan sejati
Menjadi mulia yang sebenarnya
Selarasnya yang demikian itu sebenarnya
Tidak terbuka dalam hati manusia
Yang tanpa pengetahuan
Dan yang masih bodoh
Sungguh bodoh pemikirannya
Oleh karena itu haruslah
Hati terus berusaha
Mengambil teladan guru
Kepada para pendeta yang mahir
Sebagai kemuliaan sejati
Maksud rasa hati yang sudah sampai
Pada kebenaran
Kotoran diri yang sudah sirna
Mencegah segala yang tidak baik
Bagaikan tubuh yang cantik
Yang demikian itu bilamana
Sudah sampai luar dalam
Akhirnya selaras
Bersih tak bercampur
Dalam suasana yang indah yang disebut
Benar-benar sirna sifat manusiawinya
Jelas sekali sebenarnya yang demikian itu
Sudah tak ada gusti dan hamba
Karena sudah sirna rasanya
Sedangkan bagi yang tidak tahu
Pengetahuan yang diuraikan
Tak dapat diceritakan
Bagaimana cara hidupnya
Sudah penuh bisa
Hanya kedurhakaan yang dilakukan
Lain halnya bagi yang sudah kokoh budinya.

http://pejalan-cahaya.blogspot.com/2007/09/serat-nitisruni-pupuh-dhandhanggula-11.html

About CocakIjo

Hebat tidaknya seseorang bukan dilihat dari penampilan, penampilan bisa saja menipu. Orang yang bijak ialah orang yang meniru ilmu padi, semakin berisi semakin menunduk. Menggunakan Ilmu seperlunya saja untuk hal bermanfaat. Bisa mengkaji rasa. Mengontrol ucapan, prilaku dan tingkah. Ngaji tatah , bisa membagi posisi kita berada. Tua Muda bukan sebagai tolak ukur, setiap orang mempunyai kemampuan dan pemahaman berbeda

Posted on 5 May 2011, in Artikel and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. 2 Comments.

  1. lowonganterbaik

    NUMPANG INFO YA BOS…
    LOWONGAN KERJA GAJI RP 3 JUTA HINGGA 15 JUTA PER MINGGU
    https://lowonganterbaik.wordpress.com/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: